Jumat, 22 Februari 2013

Merkurius, planet panas yang memiliki es

Pengertian Planet Merkurius
Merkurius mempunyai banyak kawah dan juga tidak mempunyai satelit alami serta atmosfer. Merkurius mempunyai inti besi yang menciptakan sebuah medan magnet dengan kekuatan 0.1% dari kekuatan medan magnet bumi. Suhu permukaan dari Merkurius berkisar antara 90 sampai 700 Kelvin (-180 sampai 430 derajat Celcius). Bangsa Romawi menamakan planet ini dengan nama salah satu dari dewa mereka, Merkurius (dikenal juga sebagai Hermes pada mitologi Yunani dan Nabu pada mitologi Babilonia).Di Cina kuno, Mercury dikenal sebagai Chen Xing (辰星), Star Hour. Ini dikaitkan dengan arah utara dan fase air di Xing Wu mitologi Hindu Budha menggunakan nama untuk Merkurius, dan dewa ini dianggap memimpin hari Rabu, Dalam astronomi India kuno, Siddhanta Surya, sebuah teks astronomi India abad ke-5, memperkirakan diameter Merkurius sebagai 3.008 mil, kesalahan kurang dari 1% dari diameter saat diterima dari 3.032 mil (4.880 km). Perkiraan ini didasarkan pada dugaan akurat dari diameter sudut planet sebagai 3,0 arcminutes. Dalam astronomi Islam abad pertengahan, astronom Andalusia Abū Ishaq Ibrahim al-Zarqālī pada abad ke-11 menggambarkan relatif kecil dari orbit geosentris Merkurius sebagai oval, seperti telur atau Pignon, meskipun pemahaman ini tidak mempengaruhi teori astronomi atau perhitungan astronomi.  Pada abad ke-12, Ibnu Bajjah mengamati "dua planet sebagai bintik hitam di muka Matahari.
Lambang astronomis untuk merkurius adalah abstraksi dari kepala Merkurius sang dewa dengan topi bersayap di atas caduceus. Orang Yunani pada zaman Hesiod menamai Merkurius Stilbon dan Hermaon karena sebelum abad ke lima sebelum masehi mereka mengira bahwa Merkurius itu adalah dua benda antariksa yang berbeda, yang satu hanya tampak pada saat Matahari terbit dan yang satunya lagi hanya tampak pada saat Matahari terbenam.

Struktur Merkurius
Diameter sebesar 4879 km, luas permukaannya sebesar 7,48×107 km² 0,108 Bumi, volumenya kira-kira 6,083×1010 km³ 0,054 Bumi dan memiliki gravitasi 3,7 m/s² Jarak merkurius ke matahari 57 juta km, dan jarak Merkurius dengan Bumi 92 juta km. Merkurius berotasi dengan kecepatan 10,892 km/j
Merkurius terdiri dari 70% logam dan 30% silikat serta mempunyai kepadatan sebesar 5,43 g/cm3 Mantel setebal 600 km menyelimuti inti Merkurius dan kerak dari Merkurius diduga setebal 100 sampai 200 km. Permukaan merkurius mempunyai banyak perbukitan yang kurus, beberapa mencapai ratusan kilometer panjangnya.suhu di sekitar merkurius dapat mencapai sekitar 2500 sampai 3500 Kelvin dan mungkin mencapai 10000 Kelvin.
Tetapi sepanas-panasnya planet ini, pernah diduga bahwa ada bagian yang dingin di planet ini, mirip Bumi yang memiliki Antartika, planet ini pun memiliki kutub yang dingin bahkan memungkinkan adanya es, hal ini dikarenakan tempat adanya es ini tidak pernah terkena sinar  matahari, suhunya berada jauh di bawah 0 derajat celcius
Meskipun ukurannya yang kecil dan lambat 59-hari-panjang rotasi, Merkurius memiliki medan, signifikan, dan tampaknya global yang magnetik. Menurut pengukuran yang dilakukan oleh Mariner 10, itu adalah sekitar 1,1% sekuat bumi. Kekuatan medan magnet di ekuator Mercurian adalah sekitar 300 nT. Ada kemungkinan bahwa ini medan magnet yang dihasilkan oleh cara efek dinamo, dengan cara yang mirip dengan medan magnet bumi

dll tentang Planet Merkurius
Data sains dari wahana NASA yang mengorbit Planet Merkurius, MESSENGER (MErcury Surface, Space ENvironment, GEochemistry, and Ranging), memberi petunjuk bahwa planet ini pernah memiliki lautan magma.Mereka mengindentifikasi adanya dua komposisi batu yang berbeda di permukaan planet.tim dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) mencipta ulang dua tipe batu tersebut di laboratorium. Masing-masing batu kemudian dipaparkan dengan temperatur dan tekanan tinggi untuk menstimulasi proses geologi yang beragam. Dari hasil percobaan, para peneliti menyadari hanya ada satu fenomena untuk menghasilkan dua komposisi tersebut dalam lautan magma. Meski nantinya akan ada perubahan kesimpulan melalui penelitian-penelitian lain, studi ini akan menjadi kerangka awal pemikiran dari data yang baru.



Silahkan baca Juga:
White Hole, lubang pemberi material dari antahberantah
Galaksi Antannae, galaksi mirip serangga Antannae
Galaksi Komet, galaksi yang menelantarkan bintang-bintangnya
Materi Gelap, materi penyusun alam semesta
5 Pulau Unik Alami di Indonesia
5 Kerusakan Bumi Akibat Benda Langit

Dari Blog Lain :
Merkurius, dewa pencipta lira
Isi Surat Perintah 11 Maret
Kota Smirna, kota yang fanatik pada Roma
5 Penyakit Ganas yang Hampir Tanpa Tanda
5 Mahkluk Mitos/Mitologi
Burung Dendang Air
Semua Dipanggil Sedikit yang Dipilih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar