Tampilkan postingan dengan label geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label geografi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Januari 2016

Rasi Bintang, Penunjuk di Kegelapan Malam

Rasi Bintang adalah suatu sistem dari manusia untuk menghubungkan antara bintang yang satu dengan bintang yang lain dengan garis semu, simplenya : Pola/gambar yang terbentuk dari kumpulan bintang-bintang.
Manusia memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam mengenali pola dan sepanjang sejarah telah mengelompokkan bintang-bintang yang tampak berdekatan menjadi rasi-rasi bintang. Susunan rasi bintang yang tidak resmi, yaitu yang dikenal luas oleh masyarakat tapi tidak diakui oleh para ahli astronomi atau Himpunan Astronomi Internasional, juga disebut asterisma. Bintang-bintang pada rasi bintang atau asterisma jarang yang mempunyai hubungan astrofisika; mereka hanya kebetulan saja tampak berdekatan di langit yang tampak dari Bumi dan biasanya terpisah sangat jauh.
Himpunan Astronomi Internasional telah membagi langit menjadi 88 rasi bintang resmi dengan batas-batas yang jelas, sehingga setiap arah hanya dimiliki oleh satu rasi bintang saja. Pada belahan bumi (hemisfer) utara, kebanyakan rasi bintangnya didasarkan pada tradisi Yunani, yang diwariskan melalui Abad Pertengahan, dan mengandung simbol-simbol Zodiak.
Fungsi Rasi Bintang:
1. Sebagai Penunjuk Arah
Di saat kompas belum ditemukan atau pun di saat manusia pergi tanpa membawa alat penunjuk arah, langit telah memberikan arahan yang jelas, rasi bintang pun kerap kali disebut sebagai penunjuk jalan yang akurat. ada 4 rasi bintang sebagai penunjuk 4 arah mata angin:
  • Ursa Major (Arah Utara)
  • Crux (Arah Selatan)
  • Orion (Arah Barat)
  • Scorpio (Arah Tenggara)
2. Sebagai Penentu Musim
Di zaman dulu, nenek moyang bangsa Indonesia telah memakai sistem rasi bintang untuk menentukan kapan waktunya menanam, menentukan musim, sehingga tanaman yang mereka tanam menjadi tepat, menentukan waktunya panen, dsb.
 Ketika rasi bintang berbaris, mereka tahu bahwa sudah waktunya untuk musim semi atau musim dingin. Hampir setiap kebudayaan maju di seluruh dunia menggunakan rasi bintang untuk beberapa bentuk prediksi.
Berikut adalah daftar 88 rasi bintang tersebut:
1. Andromeda
2. Antlia
3. Apus
4. Aquarius
5. Aquila
6. Ara
7. Aries
8. Auriga
9. Boötes
10. Caelum
11. Camelopardalis
12. Cancer
13. Canes Venatici
14. Canis Mayor
15. Canis Minor
16. Capricornus
17. Carina
18. Cassiopeia
19. Centaurus
20. Cepheus
21. Cetus
22. Chamaeleon
23. Circinus
24. Columba
25. Coma Berenices
26. Corona Australis
27. Corona Borealis
28. Corvus
29. Crater
30. Crux
31. Cygnus
32. Delphinus
33. Dorado
34. Draco
35. Equuleus
36. Eridanus
37. Fornax
38. Gemini
39. Grus
40. Hercules
41. Horologium
42. Hydra
43. Hydrus
44. Indus
45. Lacerta
46. Leo
47. Leo Minor
48. Lepus
49. Libra
50. Lupus
51. Lynx
52. Lyra
53. Mensa
54. Microscopium
55. Monoceros
56. Musca
57. Norma
58. Octans
59. Ophiuchus
60. Orion
61. Pavo
62. Pegasus
63. Perseus
64. Phoenix
65. Pictor
66. Pisces
67. Piscis Austrinus
68. Puppis
69. Pyxis
70. Reticulum
71. Sagitta
72. Sagittarius
73. Scorpius
74. Sculptor
75. Scutum
76. Serpens
77. Sextans
78. Taurus
79. Telescopium
80. Triangulum
81. Triangulum Australe
82. Tucana
83. Ursa Major
84. Ursa Minor
85. Vela
86. Virgo
87. Volans
88. Vulpecula



Lihat Juga:

Kamis, 27 Februari 2014

Awan Antar Bintang, awan diantara galaksi...

Pengertian Awan Antar Bintang
Kita mungkin kerap kali mendengar nama "Awan Antar Bintang" dan belum mengerti apa yang dimaksud dengan awan antar bintang tersebut.
Awan antar bintang kerap kali menjadi nama untuk sekumpulan gas, plasma dan debu yang berada pada suatu galaksi, dengan kata lain, awan antarbintang adalah daerah yang kerapatannya di atas rata-rata kerapatan medium antarbintang.
Untuk bisa menganalis 'daerah' awan antarbintang, dapat diketahui melalui mempelajari radiasi elektromagnetik yang ada pada suatu daerah tersebut. Hal itu tidaklah terlalu sulit untuk dilakukan, terutama ketika awan antarbintang tersebut menjadi dingin, sebab awan antarbintang yang dingin cenderung memberikan radiasi EM yang panjang dan dengan gelombang yang besar.
Salah satu teleskop yang dapat dipakai untuk mengamati awan antarbintang adalah "Radio Telescope" yang mampu memindai lebih dari satu titik frekuensipada peta, serta merekam intensitas setiap jenis molekul.
Sampai saat ini, diperkirakan bahwa tingkat reaksi yang ada pada awan antarbintang berjalan lambat dan berbagai 'produk' yang dihasilkan tidaklah banyak, hal ini disebabkan oleh rendahnya suhu dan kepadatan awan. Akan tetapi molekul-molekul organi yang ditemukan para ilmuwan menjadi kejutan yang tidak disangka-sangka, seperti formaldehida , metanol , dan vinil alkohol yang hanya ada pada temperatur yang tinggi.
Fakta bahwa mereka ditemukan menunjukkan bahwa reaksi kimia dalam awan antarbintang berlangsung lebih cepat dari yang diduga , kemungkinan dalam reaksi fase gas asing bagi kimia organik seperti yang diamati di bumi. Reaksi-reaksi ini dipelajari dalam percobaan CRESU.
Awan antarbintang juga menyediakan media untuk mempelajari keberadaan dan proporsi logam di ruang angkasa. Kehadiran dan rasio elemen ini dapat membantu mengembangkan teori tentang alat-alat produksi mereka , terutama ketika proporsi mereka tidak sesuai dengan yang diharapkan muncul dari bintang sebagai akibat dari fusi dan dengan demikian menyarankan cara-cara alternatif, seperti spallation sinar kosmik.

Fakta Menarik tentang Awan Antar Bintang
Kita tahu bahwa air sangat mudah terbentuk ketika ada oksigen dan hidrogen bertemu, dan ternyata di awan antarbintang dapat ditemui banyak sekali hidrogen serta oksigen beku yang ada, jadi, ketika dua 'hal' tersebut bertemu, maka terbentuklah air, sehingga ada air di luar angkasa bukanlah hal yang tidak mungkin lagi, terutama di bagian awan antarbintang.

Silahkan Baca Juga
Planet Haumea
300 : Rise of an Empire
Galaksi Lenticular, bentuk yang unik
Lubang Raksasa di Matahari
Eta Aquariids, hujan meteor di bulan Mei
Katai Coklat, bintang yang lebih dingin dari suhu kamar

Dari Blog Lain :
Isi Surat Perintah 11 Maret
Kota Smirna, kota yang fanatik pada Roma
5 Penyakit Ganas yang Hampir Tanpa Tanda
5 Mahkluk Mitos/Mitologi
Burung Dendang Air
Semua Dipanggil Sedikit yang Dipilih

Sabtu, 28 September 2013

Hipernova, supernya supernova

Pernah mendengar istilah Hipernova atau Hypernova? Rasanya kata tersebut agak jarang ditemukan pada masyarakat pada umumnya, sebab kejadian Hypernova pun sampai sekarang sangat jarang ditemukan di sekitar kita.
Huft, untung saja tidak ada hipernova yang terjadi di sekitar kita, karena ledakan sinar gamma dari hipernova dapat membunuh dan membinasakan bumi beserta kehidupan di dalamnya, tetapi ada beberapa teori yang menyatakan bahwa beratus-ratus juta tahun yang lalu, bumi pernah terkena sedikit efek dari ledakan sinar gamma dari hipernova yang mengakibatkan musnahnya kehidupan di dalam bumi tetapi buminya masih selamat, teori ini memang belum ada bukti pendukungnya dan masih belum bisa dikatakan kebenarannya.

Pengertian Hipernova
Secara definitif, hipernova diartikan sebagai ledakan bintang yang memiliki kekuatan 100 kali lebih besar daripada supernova pada umumnya, ledakan tersebut diyakini berasal dari pancaran sinar Gamma dalam waktu yang lama.
Secara etimologis, hipernova berasal dari bahasa latin yaitu "nova" yang artinya "bintang baru" (karena pada awalnya tidak bisa dilihat, kemudian bersinar sangat terang) Nova merupakan ledakan bintang yang terjadi di katai putih dengan terang maksimum -1,1 magnitudo dan minimum hanya 10.5 magnitudo.  Teori menyatakan kalau peristiwa nova terjadi sebagai akibat dari bintang yang kembali menyala setelah tidur panjang
dan kata hiper atau hyper yang artinya lebih besar (karena hipernova jelas lebih dahsyat dari supernova pada umumnya).
Di tahun 1990, kata hypernova sempat digunakan untuk menggambarkan teori tentang suatu ledakan besar, misalnya penggabungan lubang hitam supermasif.

Bentuk-bentuk Hipernova
Banyak teori yang menjelaskan tentang terjadinya hipernova, tetapi sampai saat ini, baru dua teori saja yang sudah terdengar secara luas

  • Model Collapsar
    Yaitu model hipernova yang menghasilkan keruntuhan gravitasi dan mengakibatkan terjadinya lubang hitam, ketika terjadi keruntuhan tersebut, inti dari bintang tersebut akan membesar sekitar lima belas kali lebih besar daripada sebelumnya, tetapi hal itu belum cukup untuk menghancurkan lapisan luar bintang sehingga inti tersebut akan runtuh tanpa menghasilkan ledakan yang terlihat
  • Model CSM
    Saat inti bintang membesar dan mampu menghancurkan lapisan luar bintang, terjadilah ledakan besar dan bintang tersebut menyemburkan materialnya ke luar, ketika material-meterial bintang tersebut bertemu dengan nebula, atau debu di luar angkasa, maka akan menghasilkan cahaya dalam durasi yang jauh lebih panjang dan terang dibandingkan dengan supernova pada umumnya.
  • Model Pair-instabillity Supernova
    Ada satu lagi nih bentuk hipernova, yaitu model pair-instability supernova, yaitu hipernova yang terbentuk dari dua atau lebih supernova yang bergabung menjadi satu dan salah satu contohnya adalah SN 2006gy yang berjarak sekitar 240 juta tahun cahaya dari bumi, model dan teori ini telah dikenal dalam beberapa dekade, dalam model ini, biasanya terjadi pada bintang ganda, efek penggabungan dua bintang mengakibatkan penurunan tekanan secara tiba-tiba dalam inti masing-masing bintang yang kemudian menyebabkan ledakan yang menghancurkan keduanya
  • Model-model Lain
    Sebenarnya masih banyak sih model lainnya, tetapi model lain dari hipernova ini belum diteliti lebih lanjut.


Contoh-contoh Hipernova
Letak ledakan ini sangat super duper jauh dari bumi : MF83 dan NGC5471B, yang berada di galaksi spiral M101. M74 yang meledak tahun 2002, dan juga Eta Carina yang diduga akan berakhir dengan hipernova, SN 2006gy, Sn1998bw

Silahkan Baca Juga
Planet Haumea
300 : Rise of an Empire
Galaksi Lenticular, bentuk yang unik
Lubang Raksasa di Matahari
Eta Aquariids, hujan meteor di bulan Mei
Katai Coklat, bintang yang lebih dingin dari suhu kamar

Dari Blog Lain :
Isi Surat Perintah 11 Maret
Kota Smirna, kota yang fanatik pada Roma
5 Penyakit Ganas yang Hampir Tanpa Tanda
5 Mahkluk Mitos/Mitologi
Burung Dendang Air
Semua Dipanggil Sedikit yang Dipilih

Sabtu, 21 September 2013

5 Tempat untuk Wisata di Jawa

Tempat untuk merayakan liburan Natal dan Tahun Baru di Indonesia yang luar biasa indah gitu… hehehe, cek dulu deh 5 tempat yang dijamin asyik buat bersantai ini:
1.       Yogyakarta
Hmm… kota yang terkenal dengan Kraton Ngayogyakarta ini benar-benar tempat yang cocok untuk berwisata, rasanya seperti kembali ke zaman dulu!
Nggak hanya wisata sejarahnya saja yang sangat hebat, melainkan juga wisata budayanya yang juga memikat hati banyak wisatawan dalam negeri sampai luar negeri. Tak ketinggalan pula wisata belanjanya yang benar-benar nyaman, mau yang murah banget ada, mau yang mahal banget juga ada, hehehe…
Selain itu, di Jogja, selalu saja ada yang namanya razia motor di jalan, bahkan sampai di jalan antarkota dan ringroad, huh, polisi di sini benar-benar tegas, dan cerdik, sebab mereka merazia jalan dimana kita nggak bakalan bisa menghindar, untung waktu aku ke sana naik motor nggak kena razia, jadi kamu yang belum punya sim, hati-hati ya,
Ohya, kalau mengunjungi DI Yogyakarta, jangan lupa mengunjungi Prambanan dan Borobudur ya…
2.       Jakarta
Jakarta? Ibukota Negara Indonesia yang rasanya tiada hari tanpa mecet menjadi tempat wisata?? Mana mungkkin? Mungkin dong, kalau liburan seperti ini, biasanya sih banyak warga ibukota yang memilih bersantai di desa atau di luar kota, kan jadinya sepi, hehehe….  :)
3.       Bali
Siapa orang Indonesia yang tak tahu Bali? Hmm… kayaknya sih ada, tapi pada intinya adalah kebanyakan orang Indonesia tahu bahwa Bali adalah tempat wisata, bisa juga disebut sebagai pulau wisata.
Sebagai tempat tujuan wisata bagi banyak wisatawan, Bali agak kurang bisa mengendalikan kemacetan lalu lintas yang ada, jadi kalau mau pergi ke bali, siapkan sepeda onthel atau siapkan kaki untuk berjalan, selain lebih hemat, juga lebih efisien dan ramah lingkungan.
4.       Gunung Bromo
Indahnya pembukaan tahun dapat dirayakan di sini, selain indah, Gunung Bromo juga memiliki suhu yang dingin dan udara yang sejuk, jadi bagi kamu yang tinggal di daerah yang berasap dan panas kayak Mesir (hehehe… terlalu) sebaiknya coba kunjungi gunung nan indah ini.
Jangan lupa untuk membawa tenda dan peralatan mendaki lainnya ya…! Nggak lucu kalau kamu Cuma lewat doang dan nggak nginap, eman.
5.       Madura
Sebagai sebuah pulau yang memiliki potensi wisata besar, Madura nggak boleh disepelekan! Di pulau Madura ini terdapat berbagai jenis wisata alam yang indah dan kebanyakan belum terawat, tetapi tetap saja indah untuk merayakan pembukaan tahun, misalnya saja di Pantai Sambilangan, Suramadu (indah lho kalau malam!) Taman Kota Bangkalan dan lain-lain

Silahkan Baca Juga
Dari Blog Lain
Undang-undang Gula (Suiker Wet)

Sabtu, 07 September 2013

Ciri-ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Pembangunan yang berwawasan lingkungan sangat diperlukan untuk memperbaiki kondisi muka Bumi yang sudah rusak, maka dari itu ciri-ciri pembangunan yang berwawasan lingkungan adalah:

  • Memberi kemungkinan bagi setiap warga untuk menentukan pilihan berbagai ragam hidup untuk meningkatkan mutu hidup
  • Pembangunan berwawasan lingkungan tidak hanya menyangkut pengendalian perubahan sumber daya alam secara fisik saja
  • Berkaitan erat dengan pengaturan ekonomi dan sosial bagi warga maupun bagi lembaga
  • Melakukan langkah-langkah yang dapat menimbulkan perilaku berperan sert masyarakat secara luas dalam pembinaan etika lingkungan, sehingga tercipta keadaan yang selaras dan serasi dengan wawasan lingkungan hidup
  • Mencegah adanya akibat sampingan yang akan merugikan masyarakat
  • Pembangunan diharapkan memperoleh hasil yang optimum dan berkesinambungan dalam usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat

Silahkan Baca Juga

Jumat, 06 September 2013

Tipe Penyebaran Flora dan Fauna di Indonesia

"Dibatasi oelh gari Weber dan Wallace"
Pembagian flora dan fauna dimulai setelah gletser mencair, sebab sebelum gletser mencari, bumi masih satu bulatan utuh, setelah gletser mencair, lekukan-lekukan di bumi mulai diisi dengan air
Ada 3 tipe penyebaran flora dan fauna di Indonesia, yaitu:

1. Barat
Wilayah : Sumatra, Jawa, Kalimantan
Fauna  : Gajah, Banteng, Badak bercula satu, Burung Elang, Buaya, Kijang
  • Ciri-ciri:
    -Kebanyakan mamalia
    -Kebanyakan berkaki empat
    -Hewannya besar-besar dan gemuk
Flora  : Jati, Meranti, Kruwing, Mahoni, Pepaya, dll
  • Ciri-ciri:
    -Tumbuhannya tinggi-tinggi
    -Daunnya lebar-lebar
    -Berdaun lebat dan tebal

2. Tengah
Wilayah : Sulawesi, Maluku, NTT
Fauna  : Kukus, Biawak, Komodo, Kura-kura, Burung Maleo, Kera, Anoa
  • Ciri-ciri:
    -Hewannya endemik
    -Kebanyakan terdiri dari hewan langka
    -Rupa hewannya indah dan unik
Flora : Eboni, Anggrek Serat, Lontar, Ajan, Cempaka hutan kasar, Longusei
  • Ciri-ciri:
    -Akarnya kuat
    -Kebanyakan tanamannya tumbuh melilit
    -Pohonnya tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek

3. Timur
Wilayah : Pulau Papua dan sekitarnya
Fauna  : Kangguru, Biawak, Kura-kura, Walaby, Burung Cendrawasih
  • Ciri-ciri:
    -Hewannya kecil
    -Kebanyakan berkaki dua
Flora  : Eucalyptus, Matoa, Hutan Bakau, Agatis Alba, Sagu, Nipah

Rabu, 03 Juli 2013

5 Fakta Unik Tentang Bulan

1. Air ada di Bulan
Wow, ternyata di Bulan ada air ya? Kandungan air di Bulan ini pertama kali diketahui manusia pada saat roket Centaur pada misi LCROSS pada tahun 2009 mendarat di Bulan. Menurut teori yang ada, air hidroksil dalam partikel kaca mikroskopis ini berasal dari interaksi proton dengan ion hdrogen dari angin Matahari.

2. Bulan mempengaruhi emosi manusia
Selama ini kita tahu bahwa gravitasi Bulan telah menarik air di Bumi, dampak dari gravitasi tersebut yang peling kelihatan adalah pada saat terjadi air pasang di pantai. Ternyata tidak hanya air yang kelihatan saja yang terpengaruh, ternyata air dalam tubuh manusia juga ikut ditarik oleh gravitasi Bulan, itulah mengapa emosi seseorang bisa berbeda saat melihat Bulan.

3. Bulan lebih tua dari Bumi
Saat manusia meneliti sample batuan dari Bulan, betapa mengejutkannya saat mengetahui ternyata usia bebatuan di Bulan jauh lebih tua daripada usia batuan tertua di Bumi, wow usia Bulan ternyata jauh lebih tua ya dari Bumi.

4. Jarak dan ukuran yang tepat
Setelah diukur dengan teliti, ternyata jarak matahari ke bumi persis 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari persis 395 kali diameter bulan. Ukuran tepat lainnya tentang Bulan, adalah pada saat gerhana Matahari, Bulan bisa begitu tepat menutupi Matahari, padahal ukuran Matahari kan jauh lebih besar

5. Teori Bulan bukan satelit alami Bumi
Teori ini pernah dikemukakan oleh dua ilmuwan Uni Soviet, mereka menyatakan bahwa Bulan dibuat oleh manusia, sebab semua ciri-ciri pada Bulan tidak seperti ciri-ciri satelit planet lain, hal ini menimbulkan pertanyaan, apalagi pada saat mengetahui bahwa Bulan begitu akurat dalam setiap hal, misalnya saja mengenai jaraknya, ukurannya, bagian Bulan yang tampak, Rongga dalam Bulan dan bentuknya yang tidak berubah sepanjang jaman.

Lebih lengkap tentang Bulan, klik di sini

Silahkan Baca Juga


Dari Blog Lain

Undang-undang Gula (Suiker Wet)

Bulan, satu-satunya satelit alami Bumi

Pengertian Bulan
Bulan merupakan satelit alami dari planet Bumi yang berjarak sekitar 384.403 km dari pusat Bumi, Bulan tidak mempunyai sumber cahaya sendiri dan cahaya Bulan sebenarnya berasal dari pantulan cahaya Matahari.

Struktur Bulan
Bulan memiliki massa jenis 3,4 gr/cm sedangkan volume Bulan hanya sekitar 2 persen volume Bumi dan tarikan gravitasi di permukaannya sekitar 17 persen daripada tarikan gravitasi Bumi. Bulan beredar mengelilingi Bumi sekali setiap 27,3 hari (periode orbit), dan variasi periodik dalam sistem Bumi-Bulan-Matahari bertanggung jawab atas terjadinya fase-fase Bulan yang berulang setiap 29,5 hari (periode sinodik).

Fungsi Bulan

  • Bulan berfungsi untuk menerangi Bumi pada malam hari
  • Setiap satelit alami yang dimiliki oleh planet, memiliki satu fungsi yang sama, yaitu melindungi planet induk dari hantaman benda-benda langit lainnya
  • Fungsi bulan yakni menyeimbangkan perputaran siklus dari air laut dimana pada posisi bulan searah tangensial dengan bumi maka arus yang terjadi bisa mengakibatkan pasang air laut.
  • Perputaran Bulan digunakan sebagai penanggal dalam beberapa kalender
  • Satelit alami juga dapat mengontrol kecepatan rotasi suatu planet karena efek gravitational tidal wave.


Silahkan Baca Juga


Dari Blog Lain

Undang-undang Gula (Suiker Wet)

Senin, 27 Mei 2013

Perbedaan Letak Astronomis, Letak Geografis dan Letak Geologis


Mungkin bagi beberapa orang, agak kesulitan membedakan apa itu Letak Astronomis, Letak Geografis dan Letak Geologis, nah ini dia perbedaannya:
Letak Astronomis
Letak Astronomis merupakan letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Padadaerah ekuator, jarak satu derajat sama dengan 111 km, semakin ke arah kutub, jarak satu derajat semakin pendek

Letak Geografis
Letak Geografis adalah letak suatu tempat berdasarkan kondisi wilayah yang sebenarnya di permukaan Bumi, biasanya dilihat dari permukaan Bumi yang ada di sekitarnya.

Letak Geologis
Letak Geologis adalah letak suatu tempat berdasarkan susunan batuan yang ada di Bumi, misalnya Indonesia salah satu letak Geologisnya digambarkan sebagai negara yang terletak di bagian dari dua rangkaian pegunungan besar di dunia, yaitu Pengunungan Mediterania dan Pengunungan Sirkum Pasifik


Silahkan Baca Juga

Macam-macam Siklus Hidrologi Air


Di Bumi, air memiliki jumlah yang tetap dan tidak pernah berubah, sesungguhnya kadar air bersih di Bumi jika dibagi untuk seluruh penduduknya, maka masing-masing orang akan mendapatkan jatah sangat sedikit air untuk sepanjang hidupnya, akan tetapi Tuhan sudah menciptakan adanya siklus Hidrologi yang menyebabkan air bisa terdaur ulang dengan baik, nah ketiga siklus hidrologi air itu adalah :
Siklus air pendek
Radiasi matahari dan angin menyebabkan menguapnya air laut kemudian terjadi kondensasi dan membentuk titik-titik air yang berubah menjadi awan, kemudian awan tersebut menjadi jenuh lalu turun sebagai hujan

Siklus air sedang
Air laut menguap, kemudian terjadi kondensasi dan membentuk awan, awan ini tertiup angin menuju ke tempat lain, yaitu daratan, kemudian terjadilah hujan. Sebagian air hujan akan meresap ke dalam tanah dan sebagian lagi mengalir ke permukaan, kedua-duanya akan mengalami akhir yang sama, yaitu menuju ke laut lagi

Siklus air panjang
Air laut menguap, terjadi kondensasi dan membentuk awan yang kemudian tertiup angin menuju ke daerah dingin dan turunlah hujan dalam bentuk salju atau es, kemudian salju mengendap di permukaan tanah sampai musim semi, setelah mencair, sebagian mengalir di atas permukaan tanah, sebagian di meresap di bawah tanah dan keduanya sama-sama berakhir lagi di laut.


Silahkan Baca Juga


Rabu, 24 April 2013

Eta Aquariids, hujan meteor di bulan Mei


Eta Aquariids, adalah hujan meteor yang akan terjadi pada tanggal 6 Mei 2013, Setiap tahun, awal Eta Aquarids dapat dilihat di sekitar tanggal 21 April dan mereka bertahan sampai sekitar 12 Mei,
The Eta Aquarid merupakan hujan meteor yang terkait dengan Komet Halley. Hujan meteor ini terlihat dari pertengahan April sampai akhir Mei setiap tahun dengan puncak aktivitas pada atau sekitar tanggal 6 Mei. Meskipun Hujan meteor ini tidak spektakuler seperti Leonids
'The Eta Aquariids meteor shower' adalah hujan meteor yang pertama dari dua hujan meteor yang terjadi setiap tahun sebagai akibat dari Bumi melewati debu dirilis oleh Komet Halley, dengan kedua menjadi Orionids. Titik dari mana Eta Aquarid meteor tampak memancarkan terletak di konstelasi Aquarius.
Sayangnya, Eta Aquariids memiliki lokasi yang merugikan bagi pengamat, soalnya, lokasinya di langit baru naik satu jam sebelum matahari terbit.

Sejarah ditemukannya
Petunjuk bahwa hujan meteor mungkin aktif pada akhir April dan awal Mei mulai tahun 1863, ketika HA Newton memeriksa tanggal hujan meteor kuno dan menyarankan serangkaian periode yang layak perhatian pengamat. Salah satu periode itu adalah April 28-30, dan termasuk hujan meteor yang diamati pada 401 AD, 839 AD, 927 AD, 934 AD, dan 1009 AD.
The Eta Aquarids secara resmi ditemukan pada tahun 1870, oleh Letnan Kolonel GL Tupman (saat berlayar di Laut Mediterania).
Pengamatan dari Eta Aquariids jarang terjadi, namun, selama tahun 1876, AS Herschel menemukan sesuatu yang setidaknya mulai membangkitkan minat besar di hujan meteor. Dia melakukan survei matematika untuk menemukan mana komet yang paling tepat untuk menghasilkan hujan meteor.
Mulai tahun 1947, Eta Aquarids bergabung dengan jajaran aliran pertama yang dideteksi dengan teknik radio-gema. Data tambahan sedikit dikumpulkan tentang aliran ini. Bahkan, berkasnya diabaikan karena peralatan radio jarang dioperasikan selama paruh awal Mei. Untungnya, pengamat menggunakan peralatan radar di Springhill Meteor Observatory (Ottawa, Kanada) dan, kemudian, di Ondrejov Observatory (Cekoslowakia) mampu memasok beberapa seri yang paling luas data yang pernah dikumpulkan di berkas ini.
Astronom amatir telah membuat pengamatan signifikan hujan meteor ini selama 30 tahun terakhir. Berdasarkan informasi dari organisasi amatir di Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Australia dan Selandia Baru, diketahui bahwa ada perbedaan dramatis dalam tingkat aktivitas mandi ini antara belahan utara dan selatan. Dimana tarif per jam bisa mencapai 20 per jam untuk pengamat di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang, angka ini melompat ke 30-40 per jam untuk pengamat di Australia dan Selandia Baru. Alasannya sederhana, karena Aquarius adalah jauh lebih tinggi di langit untuk pengamat di selatan khatulistiwa.


Silahkan baca Juga:
White Hole, lubang pemberi material dari antahberantah
5 Fakta Unik di Luar Angkasa
Galaksi Komet, galaksi yang menelantarkan bintang-bintangnya
Materi Gelap, materi penyusun alam semesta
5 Pulau Unik Alami di Indonesia
5 Kerusakan Bumi Akibat Benda Langit

Dari Blog Lain :
Dewi Venus, penguasa Jumat
Merkurius, dewa pencipta lira
Isi Surat Perintah 11 Maret
Kota Smirna, kota yang fanatik pada Roma
5 Penyakit Ganas yang Hampir Tanpa Tanda
5 Mahkluk Mitos/Mitologi
Burung Dendang Air
Semua Dipanggil Sedikit yang Dipilih

Minggu, 07 April 2013

Wolf 359, katai merah yang dekat dengan bumi


Pengertian Wolf 359
Wolf 359 adalah sebuah bintang di angkasa, namanya berhasil melejit karena dipakai sebagai nama tempat peperangan di film Star Trek, tetapi yang akan kubahas kali ini adalah tentang sebuah bintang yang letaknya sekitar 7,8 tahun cahaya dari bumi.
Wolf 359 memiliki klasifikasi bintang dari M6.5 yang berarti bintang ini adalah sebuah katai merah. kok bisa disebut katai merah? karena emisi energi bintang mencapai puncaknya di bagian merah dan inframerah dari spektrum
Bintang katai merah ini terletak di konstellasi Leo, memiliki magnitudo tampak sebesar 13,5 dan hanya dapat dilihat dengan teleskop besar. Wolf 359 adalah salah satu bintang terdekat dengan tata surya, hanya Alpha Centauri sistem (termasuk Proxima Centauri), bintang Barnard, dan WISE 1.049-5.319 dikenal lebih dekat. Kedekatannya dengan bumi telah menyebabkan namanya disebut dalam beberapa karya fiksi.
Wolf 359 adalah bintang yang relatif muda dengan usia kurang dari satu miliar tahun.
Rotasi bintang menyebabkan pergeseran doppler untuk spektrum. Rata-rata, hasil ini dalam perluasan garis penyerapan dalam spektrum, garis-garis dengan meningkatnya lebar dengan tingkat lebih tinggi rotasi. Namun, hanya gerak rotasi ke arah pengamat dapat diukur dengan cara ini, sehingga data yang dihasilkan memberikan batas bawah pada rotasi bintang. Tetangga bintang terdekat ke Wolf 359 adalah katai merah Bintang Ross 128, 3,79 ly (1,16 pc)

Struktur Wolf 359
Wolf 359 adalah salah satu bintang paling redup dan memiliki massa terndah yang pernah dikenal, ia hanya memancarkan cahaya 0,1% dari energi matahari. Pada lapisan pemancar cahaya yang disebut fotosfer, memiliki suhu sekitar 2.800 K, yang cukup rendah untuk senyawa kimia untuk membentuk dan bertahan.
Permukaannya memiliki medan magnet yang lebih kuat daripada medan magnet rata-rata pada Matahari. Sebagai akibat dari aktivitas magnetik yang disebabkan oleh konveksi, Wolf 359 adalah bintang suar yang dapat mengalami peningkatan mendadak luminositas selama beberapa menit. Hal ini memancarkan semburan kuat X-ray dan radiasi gamma ray yang telah diamati oleh teleskop ruang angkasa.



Silahkan baca Juga:
White Hole, lubang pemberi material dari antahberantah
5 Fakta Unik di Luar Angkasa
Galaksi Komet, galaksi yang menelantarkan bintang-bintangnya
Materi Gelap, materi penyusun alam semesta
5 Pulau Unik Alami di Indonesia
5 Kerusakan Bumi Akibat Benda Langit

Dari Blog Lain :
Dewi Venus, penguasa Jumat
Merkurius, dewa pencipta lira
Isi Surat Perintah 11 Maret
Kota Smirna, kota yang fanatik pada Roma
5 Penyakit Ganas yang Hampir Tanpa Tanda
5 Mahkluk Mitos/Mitologi
Burung Dendang Air
Semua Dipanggil Sedikit yang Dipilih

Kamis, 21 Maret 2013

Bintang Antares, bintang super raksasa


Pengertian Bintang Antares
Nama Antares muncul dari kata Yunani kuno yang berarti Anti-Mars(Anti-Ares) karena cahayanya yang kemerahan mirip planet Mars.
Di Mesopotamia kuno, Antares mungkin telah dikenal dengan nama berikut: Urbat, Bilu-sha-Ziri ("Tuhan Benih"), Kak-shisa ("Pencipta Kesejahteraan"), Dar Lugal ("The King" ), Masu Sar ("Hero dan Raja"), dan Kakkab Bir ("Star Vermilion").
Antares adalah super-raksasa merah yang terletak di rasi bintang Scorpio dalam galaksi Bimasakti, Antares adalah anggota dari sub kelompok Scorpius Upper Scorpius-Centaurus Association, yang berisi ribuan bintang dengan usia rata-rata 11 juta tahun pada jarak sekitar 145 parsec (470 tahun cahaya)
Ukurannya 850 kali lebih besar daripada matahari kita(berdiameter 34,079,500 kilometer persegi), cahayanya 65.000 kali lebih terang daripada matahari, jaraknya kurang lebih 600 tahun cahaya dari galaksi kita, bintang ini terkadang muncul bersama dengan Regulus, Aldebaran, Spica dan bintang-bintang super terang lainnya, bintang ini menempati urutan ke 16 sebagai bintang paling terang di galaksi Bimasakti.
Terletak sekitar 550 tahun cahaya jauhnya, pada foto di atas Antares terletak di sebelah kiri, dikelilingi oleh nebula atau awan gas berwarna kekuningan yang dikeluarkan dari dirinya sendiri. Radiasi dari bintang biru disebelahnya, membantu nebula gas tersebut bersinar.

Struktur Antares
Antares memiliki suhu sekitar 3400 derajat kelvin, Antares adalah jenis bintang variabel dengan tipe LC lambat,  besarnya bervariasi secara perlahan dan semakin membesar, seperti +0.88 menjadi +1.16, magnitudonya  rata-rata 1,09(Sifat khas dari bintang raksasa merah adalah cenderung variabel, artinya intensitas cahaya bintang senantiasa nampak berubah-ubah) kecepatan bintang ini kuranglebih 3,4 km/s

Pendamping Antares
Antares memiliki bintang sekunder, atau pendamping, Antares B, yang berubah dari pemisahan sudut (dari utamanya, Antares A) dari 3,3 detik busur di 1854-2,86 detik busur pada tahun 1990. Cahayanya 170 kali lebih terang daripada matahari, bintang Antares B sulit untuk bisa dilihat, hal ini dikarenakan kilau Antares A yang menghalangi. Tetapi kadang-kadang perpaduan cahaya dari keduanya dapat dilihat selama beberapa detik melalui teleskop kecil.

oleh : Kristina Andita P. Kaaro

5 Fakta Unik di Luar Angkasa

Langit di luar kita memang memberikan banyak pertanyaan untuk dijawab, ada banyak fakta unik dan misteri yang tersedia, ini 5 diantaranya:

  • Black Hole dan White Hole
    Black Hole adalah sebuah lubang di luar angkasa yang menyedot segala materi di dekatnya untuk masuk ke ruang antah berantah bahkan cahaya pun tidak dapat lolos, sementara White Hole adalah lubang yang memuntahkan material dari antah berantah.
  • Tidak ada suara di bulan
    Jika kita pergi ke bulan dan berusaha berteriak sekencang-kencangnya, maka orang dengan jarak setengah meter tidak akan bisa mendengarnya karena di luar sana adalah ruang hampa dan tidak ada cara agar bunyi suara kita bisa merambat ke telinga orang yang dituju
  • Matahari bukan yang terbesar
    Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu bahwa jelas matahari bukanlah bintang yang paling besar, walaupun bumi ukurannya hanya sebintik matahari, tetapi matahari kita ukurannya hanya sebintik sebuah bintang terbesar di luar angkasa, misalnnya saja dibanding Alpha Orionis atau Antares, matahari kita kalah besar
  • Cahaya Kuno
    Cahaya bintang-bintang yang kita lihat dari bumi kebanyakan berasal dari ratusan sampai ribuan juta tahun yang lalu, buktinya saja jarak beberapa galaksi terdekat kurang lebih ratusan juta tahun cahaya, bahkan bintang-bintang tersebut ada yang sudah lama mati tetapi cahayanya baru kita lihat
  • Konstelasi Terkecil
    Rekor konstelasi terkecil saat ini dipegang oleh Crux Australis (Salib Selatan) yang mencakup area sekitar 0,16% dari area langit yang kita lihat


disusun oleh : Kristina Andita P. Kaaro


Senin, 25 Februari 2013

Jenis-jenis Tanah di Indonesia



Beberapa jenis tanah yang ada di Indonesia:
1. Tanah Organik
Disebut juga tanah gambut atau tanah organosol atau juga histosol, terbentuk tatkala bagian-bagian tumbuhan yang luruh terhambat pembusukannya, biasanya di lahan-lahan berawa, karena kadar keasaman yang tinggi atau kondisi anaerob di perairan setempat.; oleh sebab itu, kandungan bahan organiknya tinggi, volume gambut di seluruh dunia diperkirakan sejumlah 4 trilyun m³, yang menutupi wilayah sebesar kurang-lebih 3 juta km² atau sekitar 2% luas daratan di dunia, dan mengandung potensi energi kira-kira 8 miliar terajoule banyak ditemukan di Sumatera, Kaliamantan dan Papua. Cocok untuk perkebunan

2. Tanah Grumusol
tanah yang terbentuk dari material halus berlempung. Jenis tanah ini berwarna kelabu hitam dan bersifat subur. Ada di daerah Jawa Timur, Madura, Nusa Tenggara dan Maluku

3. Tanah Latosol
Tanah yang banyak mengandung zat besi dan aluminium.Tanah ini sudah sangat tua sehingga kesuburannya rendah. Warna tanahnya merah hingga kuning sehingga sering disebut tanah merah. Pembentukannya berasal dari batuan beku, sedimen dan metamorf(yang sudah lama lapuk) cocok untuk palawijaya, tetapi penggunaannya dapat menjadi sawah apabila tersedia banyak air.

4. Tanah Andosol
Tanah yang berasal dari abu gunung api. Tanah andosol terdapat di lereng-lereng gunung api, contohnya di lereng gunung merapi, lereng gunung semeru, lereng gunung Krakatau, dll, selain abu vulkanik, rupanya tanah ini dipengaruhi oleh tuff. Penggunaan lahan biasanya dijadikan pertanian sayuran dan perkebunan.

5. Tanah Aluvial
Tanah yang berasal dari endapan lumpur halus atau material halus hasil dari pengendapan sungai, biasanya ditemukan di daerah dataran rendah dan di daerah sepanjang sungai, misalnya dekat sungai Bengawan Solo, sungai Mahakam, Sungai Musi, dll.

6. Tanah Podsol
Tanah yang teksturnya berupa pasir, kandungan bahan organiknya tidak banyak dan tidak sedikit(tetapi tetap cukup subur) Tanah ini terbentuk dari lapuknya batuan induk akibat pengaruh panas. Dapat ditemukan di sepanjang sungai-sungai besar Sumatera, Kalimantan dan Irian



Silahkan baca Juga:
White Hole, lubang pemberi material dari antahberantah
Galaksi Antannae, galaksi mirip serangga Antannae
Galaksi Komet, galaksi yang menelantarkan bintang-bintangnya
Materi Gelap, materi penyusun alam semesta
5 Pulau Unik Alami di Indonesia
5 Kerusakan Bumi Akibat Benda Langit

Dari Blog Lain :
Dewi Venus, penguasa Jumat
Merkurius, dewa pencipta lira
Isi Surat Perintah 11 Maret
Kota Smirna, kota yang fanatik pada Roma
5 Penyakit Ganas yang Hampir Tanpa Tanda
5 Mahkluk Mitos/Mitologi
Burung Dendang Air
Semua Dipanggil Sedikit yang Dipilih

Sabtu, 23 Februari 2013

Planet Venus, si bintang fajar

Pengertian Planet Venus
Venus mengorbit selama 224,7 hari Bumi. Planet ini dinamai dewi cinta Romawi dan keindahan.  Setelah Bulan, ini merupakan obyek alami terang di langit malam, mencapai magnitudo tampak dari -4.6, cukup terang untuk melemparkan bayangan.  elongasi maksimum mencapai 47,8 °. Venus mencapai kecerahan maksimum sesaat sebelum matahari terbit atau segera setelah matahari terbenam, yang untuk alasan ini telah disebut oleh budaya kuno sebagai Bintang Fajar atau Bintang Sore. Pada bujur fisik fitur Venus dinyatakan relatif terhadap para meridian utama.
meskipun Venus hampir dua kali jarak Merkurius ke Matahari dan dengan demikian hanya menerima 25% dari radiasi matahari Merkurius. Permukaan Venus sering digambarkan sebagai neraka. Studi telah menunjukkan bahwa miliaran tahun yang lalu, suasana Venus jauh lebih mirip Bumi daripada sekarang, dan bahwa mungkin ada jumlah besar air cair di permukaan, namun, setelah periode 600 juta hingga beberapa miliar tahun, planet ini mulai kehilangan airnya, tetapi beberapa ilmuwan masih menganggap bahwa di Venus terdapat bagian yang tidak terkena sinar matahari dan ceruk-ceruk yang masih dapat dihuni.

Struktur planet Venus
Diameter Venus adalah 12.092 km (hanya 650 km kurang dari bumi) dan massanya adalah 81,5% dari massa bumi. Kondisi pada permukaan Venusian sangat berbeda dari bumi, karena atmosfernya padat karbon dioksida. Massa dari atmosfer Venus adalah 96,5% karbon dioksida, dengan sebagian besar sisanya 3,5% adalah nitrogen. Ia tidak memiliki siklus karbon untuk mengunci karbon kembali ke permukaan batu. Venus mungkin telah memiliki lautan di masa lalu, tetapi ini akan menguap karena suhu naik karena efek rumah kaca.
Sekitar 80% dari permukaan Venus ditutupi oleh dataran vulkanik, yang terdiri dari 70% dataran dengan pegunungan dan dataran kerut halus atau lobate 10%
Tanpa data seismik atau pengetahuan dari momen inersia, informasi yang langsung tersedia masih sedikit tentang struktur internal dan geokimia dari Venus, kesamaan dalam ukuran dan kepadatan antara Venus dan Bumi menunjukkan mereka berbagi struktur internal yang sama:. Inti, mantel , dan kerak. Seperti yang Bumi, inti Venus setidaknya sebagian cair karena dua planet telah mengalami pendinginan pada tingkat yang sama.
Perbedaan utama antara dua planet adalah kurangnya bukti untuk lempengan tektonik di Venus, mungkin karena kerak terlalu kuat untuk merampas air sehingga membuatnya kurang cair.

dll tentang planet Venus
Semua planet dari orbit tata surya Matahari dalam arah berlawanan arah jarum jam seperti yang dilihat dari atas kutub utara matahari. Kebanyakan planet juga berputar pada sumbu mereka dalam arah berlawanan arah jarum jam, namun Venus berputar searah jarum jam (disebut "retrograde" rotasi) bumi sekali setiap 243 hari-periode rotasi planet paling lambat apapun. Ekuator permukaan Venus berputar pada 6,5 km / jam, sedangkan pada kecepatan bumi rotasi di khatulistiwa adalah sekitar 1.670 km / jam.


Silahkan baca Juga:
White Hole, lubang pemberi material dari antahberantah
Galaksi Antannae, galaksi mirip serangga Antannae
Galaksi Komet, galaksi yang menelantarkan bintang-bintangnya
Materi Gelap, materi penyusun alam semesta
5 Pulau Unik Alami di Indonesia
5 Kerusakan Bumi Akibat Benda Langit

Dari Blog Lain :
Dewi Venus, penguasa Jumat
Merkurius, dewa pencipta lira
Isi Surat Perintah 11 Maret
Kota Smirna, kota yang fanatik pada Roma
5 Penyakit Ganas yang Hampir Tanpa Tanda
5 Mahkluk Mitos/Mitologi
Burung Dendang Air
Semua Dipanggil Sedikit yang Dipilih

3 Faktor Penyebab Gempa (alami)


3 Faktor Penyebab Gempa (alami)
1. Gempa Tektonik
Gempa yang terjadiakibat pergerakan tektonik (retakan dan patahan) secara mendadak. Hal ini terjadi apabila terjadi pergeseran di dalam lempeng-lempeng tektonik, sebagian besar gempa di muka bumi terjadi akibat aktivitas tektonik. Apabila terjadi di bawah laut, maka akan menimbulkan gelombang berkecepatan kira-kira 800 km/jam.

2. Gempa Vulkanik
Gempa yang terjadi akibat aktivitas vulkanisme yang biasanya juga diiringi meletusnya gunung berapi, getarannya cenderung tidak lebih kuat daripada gempa tektonik dan area yang terkena gempa hanya di sekitar gunung berai tersebut.

3. Gempa Runtuhan
Gempa yang terjadi akibat runtuhnya tanah yang di bawahnya terdapat banyak rongga-tongga, misalnya di daerah kapur yang banyak terdapat gua-gua dan sungai bawah tanah, dan daerah pertambangan atau penggalian bahan tambang

Jumat, 22 Februari 2013

Merkurius, planet panas yang memiliki es

Pengertian Planet Merkurius
Merkurius mempunyai banyak kawah dan juga tidak mempunyai satelit alami serta atmosfer. Merkurius mempunyai inti besi yang menciptakan sebuah medan magnet dengan kekuatan 0.1% dari kekuatan medan magnet bumi. Suhu permukaan dari Merkurius berkisar antara 90 sampai 700 Kelvin (-180 sampai 430 derajat Celcius). Bangsa Romawi menamakan planet ini dengan nama salah satu dari dewa mereka, Merkurius (dikenal juga sebagai Hermes pada mitologi Yunani dan Nabu pada mitologi Babilonia).Di Cina kuno, Mercury dikenal sebagai Chen Xing (辰星), Star Hour. Ini dikaitkan dengan arah utara dan fase air di Xing Wu mitologi Hindu Budha menggunakan nama untuk Merkurius, dan dewa ini dianggap memimpin hari Rabu, Dalam astronomi India kuno, Siddhanta Surya, sebuah teks astronomi India abad ke-5, memperkirakan diameter Merkurius sebagai 3.008 mil, kesalahan kurang dari 1% dari diameter saat diterima dari 3.032 mil (4.880 km). Perkiraan ini didasarkan pada dugaan akurat dari diameter sudut planet sebagai 3,0 arcminutes. Dalam astronomi Islam abad pertengahan, astronom Andalusia Abū Ishaq Ibrahim al-Zarqālī pada abad ke-11 menggambarkan relatif kecil dari orbit geosentris Merkurius sebagai oval, seperti telur atau Pignon, meskipun pemahaman ini tidak mempengaruhi teori astronomi atau perhitungan astronomi.  Pada abad ke-12, Ibnu Bajjah mengamati "dua planet sebagai bintik hitam di muka Matahari.
Lambang astronomis untuk merkurius adalah abstraksi dari kepala Merkurius sang dewa dengan topi bersayap di atas caduceus. Orang Yunani pada zaman Hesiod menamai Merkurius Stilbon dan Hermaon karena sebelum abad ke lima sebelum masehi mereka mengira bahwa Merkurius itu adalah dua benda antariksa yang berbeda, yang satu hanya tampak pada saat Matahari terbit dan yang satunya lagi hanya tampak pada saat Matahari terbenam.

Struktur Merkurius
Diameter sebesar 4879 km, luas permukaannya sebesar 7,48×107 km² 0,108 Bumi, volumenya kira-kira 6,083×1010 km³ 0,054 Bumi dan memiliki gravitasi 3,7 m/s² Jarak merkurius ke matahari 57 juta km, dan jarak Merkurius dengan Bumi 92 juta km. Merkurius berotasi dengan kecepatan 10,892 km/j
Merkurius terdiri dari 70% logam dan 30% silikat serta mempunyai kepadatan sebesar 5,43 g/cm3 Mantel setebal 600 km menyelimuti inti Merkurius dan kerak dari Merkurius diduga setebal 100 sampai 200 km. Permukaan merkurius mempunyai banyak perbukitan yang kurus, beberapa mencapai ratusan kilometer panjangnya.suhu di sekitar merkurius dapat mencapai sekitar 2500 sampai 3500 Kelvin dan mungkin mencapai 10000 Kelvin.
Tetapi sepanas-panasnya planet ini, pernah diduga bahwa ada bagian yang dingin di planet ini, mirip Bumi yang memiliki Antartika, planet ini pun memiliki kutub yang dingin bahkan memungkinkan adanya es, hal ini dikarenakan tempat adanya es ini tidak pernah terkena sinar  matahari, suhunya berada jauh di bawah 0 derajat celcius
Meskipun ukurannya yang kecil dan lambat 59-hari-panjang rotasi, Merkurius memiliki medan, signifikan, dan tampaknya global yang magnetik. Menurut pengukuran yang dilakukan oleh Mariner 10, itu adalah sekitar 1,1% sekuat bumi. Kekuatan medan magnet di ekuator Mercurian adalah sekitar 300 nT. Ada kemungkinan bahwa ini medan magnet yang dihasilkan oleh cara efek dinamo, dengan cara yang mirip dengan medan magnet bumi

dll tentang Planet Merkurius
Data sains dari wahana NASA yang mengorbit Planet Merkurius, MESSENGER (MErcury Surface, Space ENvironment, GEochemistry, and Ranging), memberi petunjuk bahwa planet ini pernah memiliki lautan magma.Mereka mengindentifikasi adanya dua komposisi batu yang berbeda di permukaan planet.tim dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) mencipta ulang dua tipe batu tersebut di laboratorium. Masing-masing batu kemudian dipaparkan dengan temperatur dan tekanan tinggi untuk menstimulasi proses geologi yang beragam. Dari hasil percobaan, para peneliti menyadari hanya ada satu fenomena untuk menghasilkan dua komposisi tersebut dalam lautan magma. Meski nantinya akan ada perubahan kesimpulan melalui penelitian-penelitian lain, studi ini akan menjadi kerangka awal pemikiran dari data yang baru.



Silahkan baca Juga:
White Hole, lubang pemberi material dari antahberantah
Galaksi Antannae, galaksi mirip serangga Antannae
Galaksi Komet, galaksi yang menelantarkan bintang-bintangnya
Materi Gelap, materi penyusun alam semesta
5 Pulau Unik Alami di Indonesia
5 Kerusakan Bumi Akibat Benda Langit

Dari Blog Lain :
Merkurius, dewa pencipta lira
Isi Surat Perintah 11 Maret
Kota Smirna, kota yang fanatik pada Roma
5 Penyakit Ganas yang Hampir Tanpa Tanda
5 Mahkluk Mitos/Mitologi
Burung Dendang Air
Semua Dipanggil Sedikit yang Dipilih

Minggu, 17 Februari 2013

Rasi Bintang(konstelasi bintang), berguna nan rumit

Pegertian Rasi Bintang (konstelasi Bintang)
Pengelompokan bintang-bintang menjadi rasi bintang sebenarnya cukup acak, dan kebudayaan yang berbeda akan memiliki rasi bintang yang berbeda pula, sekalipun beberapa yang sangat mudah dikenali biasanya seringkali ditemukan, misalnya Orion atau Scorpius.
Himpunan Astronomi Internasional telah membagi langit menjadi 88 rasi bintang resmi dengan batas-batas yang jelas, sehingga setiap arah hanya dimiliki oleh satu rasi bintang saja.

Tentang penemuan Rasi Bintang
1. Pada belahan bumi (hemisfer) utara, kebanyakan rasi bintangnya didasarkan pada tradisi Yunani, yang diwariskan melalui Abad Pertengahan, dan mengandung simbol-simbol Zodiak. Hanya ada informasi terbatas pada konstelasi Yunani asli. Beberapa bukti yang ditemukan di Hesiod, astronomi Yunani pada dasarnya mengadopsi sistem Babel tua di era Helenistik, pertama kali diperkenalkan ke Yunani oleh Eudoxus dari Cnidus pada abad ke-4 SM. Karya asli dari Eudoxus hilang, tetapi bertahan sebagai bentuk diversifikasi oleh Aratus, dating ke abad ke-3 SM. Karya-karya yang ada yang paling lengkap yang berhubungan dengan asal-usul mitos rasi bintang yang oleh penulis Helenistik disebut pseudo-Eratosthenes dan penulis Romawi awal gaya pseudo-Hyginus.

2. Catatan sejarah tertua mengenai daftar rasi bintang ditemukan dalam kisah penciptaan dari tahun 650 SM. Legenda ini disalin dalam cuneiform (tulisan paku) dari naskah yang lebih tua lagi. Semenjak saat tersebut, referensi terus diberikan pada legenda-legenda rasi bintang dalam tulisan sastra dan historis. Landasan pembagian rasi bintang modern ditemukan dalam daftar 48 rasi bintang yang dibuat oleh Ptolomeus sekitar tahun 150 M. Daftar berikut berdasarkan tulisan penerus Ptolomeus, terutama Hipparchus.

3.  Tradisi Sumeria Zaman Perunggu Awal. The Zodiac klasik merupakan produk revisi dari sistem Babilonia Lama di kemudian Neo-Babilonia abad 6 SM astronomi. Pengetahuan tentang zodiak Neo-Babilonia juga tercermin dalam Alkitab Ibrani. EW Bullinger menafsirkan makhluk muncul dalam kitab Yehezkiel (dan dari situ dalam Wahyu) sebagai tanda-tanda tengah empat perempat dari zodiak

4. Dalam astronomi Cina klasik, langit utara dibagi geometris, menjadi lima "kandang" dan dua puluh delapan rumah-rumah di sepanjang ekliptika tersebut, dikelompokkan ke dalam Empat Simbol dari tujuh asterisms masing-masing. The 28 bulan rumah-rumah adalah salah satu yang paling penting dan juga struktur yang paling kuno di langit China, dibuktikan dari abad ke-5 SM.

Fungsi Rasi Bintang

  • Rasi bintang Pari/Gubuk Penceng
    Fungsi: petunjuk ke arah selatan
  • Rasi bintang Biduk/Pedati Sungsang/Beruang Besar/Bintang Tujuh
    Fungsi: petunjuk ke arah utara
  • Rasi bintang Waluku
    Fungsi: para petani mulai menggarap sawah / tanahnya
  • Rasi bintang Kalajengking
    Fungsi: petunjuk ke arah tenggara


Silahkan baca Juga:
White Hole, lubang pemberi material dari antahberantah
Galaksi Antannae, galaksi mirip serangga Antannae
Galaksi Komet, galaksi yang menelantarkan bintang-bintangnya
Materi Gelap, materi penyusun alam semesta
5 Pulau Unik Alami di Indonesia
5 Kerusakan Bumi Akibat Benda Langit

Dari Blog Lain :
Isi Surat Perintah 11 Maret
Kota Smirna, kota yang fanatik pada Roma
5 Penyakit Ganas yang Hampir Tanpa Tanda
5 Mahkluk Mitos/Mitologi
Candi Ratu Baka, keraton yang terlupakan
Burung Dendang Air
Semua Dipanggil Sedikit yang Dipilih

Sabtu, 16 Februari 2013

Galaksi Sombrero, galaksi yang membingungkan


Galaksi Sombrero, seperti namanya, galaksi yang juga disebut M104 atau NGC 4594 ini berbentuk mirip seperti topi Sombrero, galaksi ini adalah sebuah galaksi spiral di rasi bintang Virgo. M104 adalah galaksi utama dalam kelompok galaksi M104. Dari Bumi galaksi ini tampak seperti topi sombrero. Ditemukan pada akhir tahun 1700-an.
Para astronom menggunakan Spitzer Space Telescope NASA untuk menangkap gambar infra merah galaksi yang memiliki struktur tak biasa ini.
“Sombrero lebih rumit dari dugaan awal. Satu-satunya cara memahaminya adalah, memikirkan dua galaksi di sisi berlawanan,” ungkap Dimitri gadotti dari European Southern Observatory (ESO) di Chile.

Struktur Galaksi Sombrero
Galaksi yang berjarak 28 juta tahun cahaya dari bumi ini punya jari-jari sekitar 60.000 tahun cahaya.
Bagian cakram yg mengelilingi pusat galaksi itu sebenernya hanya awan debu. Sedikit sekali bintang di bagian cakram luarnya, karena bintang-bintang dalam galaksi Sombrero ini berada di bagian dalamnya sehingga tampak terang dan menonjol di tengahnya mirip topi Sombrero, berdasarkan pengamatan menggunakan gelombang elektromagnet, ditemukan sebuah black hole yg sangat massif di pusat galaksi ini. Pada 1990-an, sebuah kelompok penelitian yang dipimpin oleh John Kormendy menunjukkan bahwa lubang hitam dalam galaksi Sombrero menjadi supermasif , lubang hitam ini merupakan lubang hitam yang sanggup menelan ratusan bintang dan merupakan salah satu dalam daftar deretan lubang hitam besar yang ditemukan manusia.
Apa sih susunan awan debu yang ada di galaksi Sombrero ini? Awan debu di sini tersusun dari gas hidrogen yang dingin dan debu-debu di antariksa serta tak ketinggalan pula materi gelap serta gas-gas lain yang mendingin di cincin ini.

Btw, di belakang galaksi ini terdapat galaksi-galaksi lain lho! diantaranya adalah NGC 4487, NGC 4504, NGC 4802, UGCA 289.

oleh : Kristina Andita P.Kaaro


Silahkan baca Juga:
White Hole, lubang pemberi material dari antahberantah
Galaksi Antannae, galaksi mirip serangga Antannae
Galaksi Komet, galaksi yang menelantarkan bintang-bintangnya
Materi Gelap, materi penyusun alam semesta
5 Pulau Unik Alami di Indonesia
5 Kerusakan Bumi Akibat Benda Langit

Dari Blog Lain :
Isi Surat Perintah 11 Maret
Kota Smirna, kota yang fanatik pada Roma
5 Penyakit Ganas yang Hampir Tanpa Tanda
5 Mahkluk Mitos/Mitologi
Burung Dendang Air
Semua Dipanggil Sedikit yang Dipilih