Rabu, 02 Januari 2013

Merayakan Penemuan Eris, Planet Beku Terjauh


5 Januari 2005
Yee… mendekati 5 Januari, ada planet yang mau merayakan tahun penemuannya oleh manusia nih! Hehehe, lebih tepatnya sebuah planet katai yang terletak jauuuh di sana bernama Eris, atau juga disebut Xena.
Planet ini pertama kali ditemukan pada tanggal 5 Januari 2005 oleh Palomar Observatory yang dipimpin oleh Mike Brown.
Planet berbatu dan super dingin ini berukuran lebih besar dari Pluto yaitu berukuran sekitar 3000km serta memiliki sebuah bulan bernama Dysnomia yang selalu setia mengelilinginya, bahkan dulu Eris berstatus sebagai planet dan dikatakan sebagai planet kesepuluh, tetapi karena penelitian lebih lanjut dan adanya peraturan tentang planet, maka Eris berubah status sebagai dwarf planet, atau planet kerdil.

Eris
Eris membutuhkan waktu kurang lebih 557 tahun untuk satu kali putaran mengelilingi matahari, bahkan para peneliti mengatakan bahwa Eris dan bulannya, Dysnomia merupakan planet terjauh dari matahari dengan jarak yang bisa dikatakan mustahil terjadi, sebab jangkauan gravitasi matahari seharusnya kurang mampu menarik planet Eris, bayangkan saja letak Eris yang tiga kali lebih jauh dari jarak Pluto-matahari, mestinya bisa dengan mudahnya ditarik oleh tata surya lain atau galaksi-galaksi lain, karena jaraknya yang jauh itu, planet Eris susah untuk ditemukan dan tampak lebih redup, padahal aslinya tentu lebih terang daripada Pluto, kok bisa bercahaya? Ya iyalah, permukaan planet Eris terbentuk dari metana, maka ia sanggup memantulkan cahaya dari matahari dengan baik.
Nah, karena susahnya pengamatan dan terjadi banyak perdebatan mengenai status planet ini gara-gara Eris dikatakan salah satu ‘objek’ di sabuk Kuiper(berisi batu-batuan angkasa, debu, dll yang diperkirakan sampai 100.000 objek), padahal kalau dari cirri-cirinya, maka Eris bisa disebut sebagai ‘Planet Katai’ daripada hanya objek di sabuk Kuiper, maka planet ini dinamakan Eris, yaitu seorang dewi keraguan dalam mitologi Yunani.

Kondisi lain Eris
Sebelum berkunjung ke suatu tempat, pasti kita bakalan menanyakan cuaca dan suhu di tempat tersebut, nggak perlu kaget, karena jauhnya jarak, suhu di Eris mencapai -243 sampai -217 derajat celcius! Bahkan katanya di sini ditemukan es methane karena dinginnya suhu dan banyak gas-gas penyusunnya lepas dari atmosfer bahkan atmosfernya sendiri pun hilang, ealah…
Tetapi dalam suatu forum perdebatan, es yang ditemukan di planet Eris merupakan air es bukan methane!
Orbit Eris tidaklah sama seperti orbit planet-planet pada umumnya, orbit Eris berbentuk seperti telur, melonjong atau bisa juga disebut eclips, dan setelah beberapa tahun, akan ada sebuah titik dimana Eris mengalami masa-masa hangat karena ia menjadi lebih dekat dengan matahari daripada Pluto.

Lain-lain
Bulan milik Eris awalnya mau diberi nama Gabrielle oleh Brown, hal ini dikarenakan sebuah acara yang habis ditonton oleh team Brown, tetapi mengingat nama-nama planet dan bulan semuanya berasal dari mitologi Yunani atau Romawi, maka nama Gabrielle diganti dengan nama Dysnomia.

Hujan Meteor Quadrantids Hiasi Langit Januari

Yee… tahun baru datang, dan bulan Januari pun datang! Ada kabar nih dari angkasa! Akan ada hujan meteor Quadrantids akan datang!
Hujan meteor ini dapat dilihat di Indonesia pada jam 04.00 pagi, tinggal cari saja rasi bintang Bootes, maka kita sudah menemukan banyak meteor yang indah tampak seperti menghujani bumi! Bahkan dalam satu menit akan terlihat 1-2 meteor!
Hujan meteor ini selalu terjadi di sekitar awal bulan Januari, tahun ini, hujan meteor Quadrantids dimulai sejak tanggal 28 Desember 2012 sampai 12 Januari 2013 dan mencapai puncaknya pada tanggal 4 Januari 2013! Tetapi tenang saja, hujan meteor ini tidak berbahaya kok.

Masalahnya…
Masalahnya adalah di bulan Januari ini, cuaca kebanyakan mendung, ya iyalah, lha wong bulan Januari saja kan termasuk dalam bulan-bulan basah, jika sudah hujan dan tertutup mendung, maka hujan meteor ini tidak akan bisa dilihat…

Caranya
Ingin melihat hujan meteor ini? Maka kamu harus pergi ke tempat yang lapang, alias tempat yang tidak terhalang gedung, atau malah naik ke puncak gedung tertinggi, sebab hujan meteor bisa dilihat dari tempat yang memenuhi persyaratan:

  • Bebas dari polusi cahaya, polusi cahaya yang dimaksudkan adalah lampu-lampu
  • Cuaca cerah, bebas dari mendung apalagi hujan, kalau berangin sih tidak masalah, tetapi kalau sudah ada awan, maka terhalanglah kita dari meteor tersebut.
  • Bebas dari halangan gedung-gedung.


Hujan Meteor Quadrantids
Nama Quadrantids ini berasal dari seorang pengamat langit bernama Quadrans Muralls yang menemukan hujan meteor ini di constellation Bootes.
Hujan Meteor Quadrantids adalah salah satu hujan meteor terbesar sepanjang tahun, seperti saudara-saudaranya, yaitu Perseids di bulan Agustus dan Geminids di bulan Desember, yah, sayangnya di Indonesia, hujan meteor Geminids dan Quadrantids susah dilihat akibat cuaca yang kebanyakan mendung.
Hujan meteor ini termasuk besar karena intensitas meteor yang jatuh mencapai sekitar 60 meteor lebih dalam sejam, meskipun waktunya relative singkat dibandingkan kedua saudaranya tadi, dank arena atmosfer bumi yang berusaha melindungi kita, maka meteor-meteor tersebut akan tampak seperti kembang api yang indah!
Kenapa terjadi? Hal ini dikarenakan bumi sedang melintasi sabuk komet(beberapa menyebutnya gugusan debu) yang berisi ratusan asteroid dan komet serta berbagai debu di luar angkasa yang terkumpul menjadi satu sehingga membentuk sabuk dan bumi akan melintasi sabuk ini dalam jangka waktu kurang lebih 5 hari, dan karena gaya tarik bumi yang besar, maka benda-benda tersebut tertarik masuk ke dalam bumi sampai lebih dari 5 hari(kan gaya tarik bumi kuat banget) bahkan saat benda-benda asing ini tertarik ke bumi, mereka akan tertarik masuk dengan kecepatan 145.000 km/jam.

Selasa, 01 Januari 2013

Viva la Vida


by : Coldplay
 CAPO 1

INTRO: C - D - G - Em    x2

(Em)      C        D
I used to rule the world
           G                    Em
Seas would rise when I gave the word
                     C       D
Now in the morning I sleep alone
          G                 Em
Sweep the streets I used to own

C - D - G - Em    x2

(Em)      C         D
I used to roll the dice
          G                 Em
Feel the fear in my enemy's eyes
              C            D
Listen as the crowd would sing:
          G                 Em
"Now the old king is dead! Long live the king!"


(Em)         C        D
One minute I held the key
         G                    Em
Next the walls were closed on me
                          C        D
And I discovered that my castles stand
     G                    Em
Upon pillars of salt and pillars of sand

  C              D
I hear Jerusalem bells are ringing
G             Em
Roman Cavalry choirs are singing
C                D
Be my mirror, my sword, and shield
   G                 Em
My missionaries in a foreign field
C                 D
For some reason I can't explain
G                     Em              C      D
Once you go there was never, never an honest word
         Bm               Em
That was when I ruled the world

C - D - G - Em    x2

(Em)                  C     D
It was the wicked and wild wind
              G               Em
Blew down the doors to let me in.
                          C        D
Shattered windows and the sound of drums
       G                    Em
People couldn't believe what I'd become

(Em)     C      D
Revolutionaries wait
        G               Em
For my head on a silver plate
                   C      D
Just a puppet on a lonely string
   G                         Em
Oh who would ever want to be king?


  C              D
I hear Jerusalem bells are ringing
G             Em
Roman Cavalry choirs are singing
C                D
Be my mirror, my sword, and shield
   G                 Em
My missionaries in a foreign field
C                 D
For some reason I can't explain
  G                     Em            
I know Saint Peter will call my name ,
   C            D
never an honest word
              Bm               Em
But that was when I ruled the world

C - Em x3
D x2


C - D - G - Em    x2
(Ohhhhh Ohhh Ohhh)

  C              D
I hear Jerusalem bells are ringing
G             Em
Roman Cavalry choirs are singing
C                D
Be my mirror, my sword, and shield
   G                 Em
My missionaries in a foreign field
C                 D
For some reason I can't explain
  G                     Em            
I know Saint Peter will call my name ,
   C            D
never an honest word
              Bm                Em
But that was when I ruled the world

C - D - Bm - Em              and fading...
Oooooh Oooooh Oooooh

Alexander Max Band, Penyanyi dan Penulis Lagu dari California


Alex Band
Merupakan mantan vokalis dari band The Calling yang dulu ia bentuk tahun 2000 yang lalu dan pecah di tahun 2005 sambil meninggalkan banyak fans yang kecewa :’(  termasuk saya, tetapi dengar-dengar nih, kayaknya sih The Calling belum bubar!
Gaya bermusik dan fashion dari Alex Band, terpengaruh dari Pearl Jam, Bon Jovi, Live, Train, dan U2 yang merupakan band-band yang terkenal sebelum dia.
Nama asli dari Alex Band adalah Alexander Max Band dan lahir di Los Angeles, California tanggal 8 Juni 1981 dari orangtua dengan dua kepercayaan/agama yaitu ayahnya(Charles Band) yang beragama Yahudi dan ibunya(Meda Band) yang beragama Kristen.
Ia lahir di keluarga yang memang sudah berkecimpung di dunia entertainment sejak lama, buktinya nih, kakeknya(Albert Band) adalah seorang director dan bakat ini menurun ke ayah Alex Band yang menjadi director film horror.
Tampaknya sih seperti seseorang yang beruntung ya lahir di keluarga entertainment dan sukses melanjutkannya dengan menjadi seorang penyanyi dan penulis lagu, tetapi dalam beberapa lagunya, dapat diamati bahwa Alex Band sebenarnya bingung dalam menjalani kehidupan keagamaannya, ia sendiri juga mengakui bahwa ayahnya seorang Yahudi yang jarang beribadah sementara ibunya hanya mengingat Yesus pada saat Natal saja, hal ini juga diperparah saat Alex berusia 8 tahun dan orangtuanya bercerai, ia mengungkapkannya melalui lagunya yang berjudul “Could it be Any Harder”

Karir
Alex Band mulai membentuk kelompok musik pertamanya, (simplenya sih sebut saja band pertamanya, tetapi daripada kebingungan nama…) bersama dengan sahabatnya sekaligus directornya yaitu Jethro Rothe-Kushel, dan Aaron Kamin, cowok yang sedang berkencan dengan saudara perempuannya, serta bersama beberapa musisi yang lebih tua dan ditampilkan dalam film “Coyote Ugly”
Saat ia berusia 15 tahun, Alex Band dikontrak oleh RCA Recods untuk membentuk band yang diberi nama The Calling bersama dengan Aaron Kamin, sampai-sampai ia keluar dari sekolah dan melanjutkan sekolahnya melalui home schooling sampai tuntas.
Lagu pertama dari The Calling yang ditulis oleh Alex Band terjual keras di pasaran dan banyak disukai masyarakat, lagu itu berjudul “Wherever You Will Go” bahkan bertahan selama 23 minggu di posisi 1 dalam tangga lagu “Billboard Hot Chard” dan mencapai posisi ke 5 di “The Hot 100 Chards”
Dua lagu selanjutnya karya Alex Band masih bisa mengikuti keberhasilan Wherever You Will Go, yaitu “Adrianne” dan “Could it be Any Harder” dan mendongkrak keberhasilan album pertama mereka yang berjudul ‘Camino Palmero’
Sayangnya album kedua mereka yang berjudul ‘Two’ gagal mendongkrak popularitas mereka, tetapi single “Our Lives” menjadi lagu pembukaan utama dari acara Olimpiade tahun 2004 dan “Anything” menempati posisi ke 23 dari “Adult Top 40”
Akhirnya mereka mengumumkan bubar dan melaksanakan konser terakhir mereka 4 hari sebelum ulang tahun Alex Band, yaitu 4 Juni 2005 di Temecula, CA
Kemudian Alex Band melanjutkan bersolo karir da tidak lama kemudian berkerjasama dengan Carlos Santana dengan lagu “Why Don’t You and I” karya Chad Kroeger
Alex Band juga membuat lagu untuk film yang dibentuk dan didanai ayahnya, film itu berjudul “Doll Graveyard”horror abis tuh film! Dengan lagunya yang berjudul “The Truth”
Lagu dari Alex Band yang berjudul “It Doesn’t Get Better than This” dipakai dalam soundtrack “Bratz:The Movi” dan lagu hasil kerjasamanya yang berjudul “Coming Home” dipakai pada tahun 2007 untuk film “The Final Session”
Hmm… selain aktif dalam hal bersolo karir, rupanya Alex Band juga menyumbang solo karirnya dalam konser Donate Life, sebuah yayasan yang menyumbangkan organ pada orang yang membutuhkan.
Salah satu lagu Alex Band yang mungkin kamu sering dengar lainnya adalah “Only One” dan “Tonight” yang menjadi soundtrack dari “The Vampire Diaries” atau mungkin bagi para penggemar action, coba deh lihat film “Daredevil” nah soundracknya diisi oleh Alex Band atas nama The Calling dengan lagunya yang berjudul “For You” dan sekarang dia sibuk dalam membuat label rekamannya yaitu “AMB recods” atau “EMI Recods”


oleh : Kristina Andita P.Kaaro

Wherever You Will Go


by : The Calling

Verse1
So lately
Been wondering
Who will be there to take my place

When I’m gone
You need love
To light the shadow on your face

Pre chorus1
If a great wave shall fall
It’s a fall upon us all
Then between sand and stone
Could you make it on your own

Chorus
If I could then I would
I’ll go wherever you will go

Way up high or down road
I’ll go wherever you will go

Verse2
And maybe I'll find now
Away to make it back someday
To watch you
To guide you
Trough the darkest of your day

Pre chorus2
If a great wave shall fall
It's a fall upon us all
Then i hope there's someone on their own
Can bring me back to you

*Back to chorus

Runaway with my heart
Runaway with my hope
Runaway with my love

I know now
Just quite now
My life and love are still go on

In your heart and your mind
I'll stay with you for all the time

*back to chorus

ending
If I could turn back time
I'll go wherever you will go
If I could make you mine
I'll go wherever you will go