Jumat, 19 Oktober 2012

Mengenal Musik Arab


Sejak tahun 3000 SM daerah antara Mesir dan Mesopotamia menjadi pusat kebudayaan dunia.
Di Arab Selatan ada Tubal (Anak Lamak) menemukan tamborin (Duff) dan gendang (Tabl) sementara adiknya, Dilal menemukan lyra (Mi’raz) dan ayah mereka (Lamak) menemukan lute (‘ud) dan di dalam sejarah Arab, wanita pun ikut turut bagian dalam memainkan musik.
Sumber pertama tentang hal ini diperoleh dari prasasti Asyira. Di Arab dikenal irama rajaz, irama yang berasal dari perjalanan orang Badui (Badawi) dan menurut legenda, irama ini diambil dari suara langkah kaki unta. Musik Arab dipengaruhi oleh musik Yunani karena hubungan perdagangan bangsa Arab, orang Mesopotamia, dan bangsa Yahudi.
Gendang di Arab disebut tabl, di Ibrani di sebut tibela, di Syria disebut tabla, di babilonia disebut tabbula, di India disebut tabla, di Turki disebut dawul, di Persia disebut duhul.
Alat-alat musik Arab:
            1. Daff                        : Sejenis rebana, menggunakan krinci di samping
            2. Tar               : Sama dengan Daff, bentuknya lebih besar, krinci terletak di
dalam
            3. Mizmar        : suling seperti trompet Reog Ponorogo dengan nada Arab
            4. Rebab          : mirip rebab Jawa dengan nada khas Arab
            5. And             : seperti mandolin(gitar berbentuk beduk)
Musik Tradisional Arab dasarnya tidak harmonis dan menggunakan banyak nada hebat(tinggi) dalam oktafnya, beda dengan musik Eropa. Ketukan musik Arab ditentukan oleh gendang dan tamborin. Beberapa irama dan hiasan melodi adalah ciri khas musik Arab.
Tangga nada solmisasi yang diakui Internasional diciptakan oleh Guido Arezzo, seorang pemusik Italia dalam program Bristish channel 4.
Kenyataannya solmisasi merupakan hasil penemuan para ilmuwan Arab yang awalnya adalah notasi dalam abjad Arab terdiri dari mi fa shad la sin dal ra yang kemudian ditransliterasikan ke dalam bahasa Latin menjadi mi fa sol la ti ut re yang digunakan pertama kali oleh Guido Arezzo sehingga terkenal menjadi notasi Guido’s Hand. Kemudian berkembang lagi menjadi notasi musik saat ini yaitu mi fa sol la si do re

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar